081214629800 (wa)

admin@institutalkhairiyah.ac.id

Today :

LPM Gelar Rapat Kerja: Perkuat Budaya Mutu dan Tata Kelola Demi Target Akreditasi Unggul

Mujairimi

Jan. 17, 2026

Cilegon,17 Januari 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon resmi menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) tahunan dengan tema strategis: “Penguatan Budaya Mutu dan Tata Kelola Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul.” Kegiatan yang berlangsung di Room 2 STIT Al-Khairiyah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Sekolah Tinggi, senat, serta kepala unit kerja di lingkungan STIT STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon

Rapat kerja ini menjadi momentum krusial bagi institusi untuk menyelaraskan persepsi dan langkah dalam mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang lebih progresif. Fokus utama diskusi diarahkan pada peningkatan standar tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan sebagai fondasi utama meraih predikat Akreditasi “Unggul”.

Membangun Ekosistem Kualitas

Dalam sambutannya, Ketua STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, Ahmad Munji M.Pd. menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan cerminan dari budaya kerja sehari-hari.

“Budaya mutu harus menjadi nafas dalam setiap aktivitas akademik dan non-akademik kita. Dengan tata kelola yang kuat, predikat ‘Unggul’ bukan lagi sekadar target, melainkan konsekuensi logis dari sistem yang telah berjalan dengan baik,” ujar Ahmad Munji

Strategi Pencapaian Akreditasi Unggul

Ketua LPM STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, Bahyati, M.Pd. dan juru bicaranya sayuti, M.Pd. memaparkan sejumlah agenda prioritas dalam raker kali ini, di antaranya:

  • Audit Mutu Internal (AMI): Penguatan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) di tingkat program studi.
  • Digitalisasi Tata Kelola: Pengembangan sistem informasi manajemen terpadu untuk mempermudah monitoring dan evaluasi data akreditasi secara real-time.
  • Peningkatan SDM: Program akselerasi jabatan fungsional dosen dan sertifikasi kompetensi tenaga kependidikan.
  • Sinkronisasi Data: Integrasi data antara pangkalan data pendidikan tinggi (PDDIKTI) dengan sistem internal kampus.

Output dan Harapan

Rapat kerja ini menghasilkan rencana aksi (action plan) yang akan diimplementasikan sepanjang tahun berjalan. Harapannya, melalui penguatan budaya mutu yang kolektif, seluruh program studi yang sedang menuju re-akreditasi dapat mencapai hasil maksimal sesuai dengan instrumen pemantauan dari BAN-PT maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

Artikel Terkait

Leave a Comment