081214629800 (wa)

admin@institutalkhairiyah.ac.id

Today :

LPPM STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon Sukses Gelar Seminar Penguatan Kompetensi Kepala dan Guru Madrasah se-Kecamatan Mancak

Mujairimi

Apr. 24, 2026

MANCAK – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan kapasitas manajerial tenaga pendidik, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon menggelar seminar bertajuk “Penguatan Kapasitas Kepala Madrasah dan Guru dalam Manajemen Pendidikan Islam”. Acara ini berlangsung khidmat di Gedung MA Al-Khairiyah Mancak pada Kamis, 23 April 2026.

Sinergi untuk Mutu Pendidikan

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 22 sekolah/madrasah se-Kecamatan Mancak, mulai dari tingkat TPA, MDTA, MI, hingga MTs dan MA. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memajukan standar pengelolaan pendidikan di wilayah tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Ahmad Jauharuddin, M.Si., yang hadir mewakili Direktur LPPM STIT Al-Khairiyah. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi pendidik terhadap dinamika manajemen modern di lingkungan sekolah Islam.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD Al-Khairiyah Kabupaten Serang, Bapak Malisi, turut memberikan sambutan hangat. Beliau mengapresiasi inisiatif LPPM STIT Al-Khairiyah dalam merangkul madrasah-madrasah di Mancak untuk terus berbenah dan meningkatkan kompetensi SDM secara berkelanjutan.

Penyampaian Materi Strategis

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. H. Achmad Juhaeni, MM, M.Pd, memaparkan materi komprehensif mengenai strategi penguatan kapasitas kepala madrasah. Beliau menyoroti bahwa manajemen pendidikan Islam bukan sekadar administrasi, melainkan upaya strategis dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual.

Menurutnya, guru masa kini harus memiliki literasi manajemen yang baik agar tata kelola kelas maupun administrasi madrasah menjadi lebih sistematis dan profesional, beliau juga menekankan bahwa tantangan pendidikan Islam saat ini menuntut guru untuk tidak hanya mahir dalam mentransfer ilmu, tetapi juga harus memiliki jiwa manajerial yang kuat.

“Guru adalah manajer di tingkat kelas. Tanpa pengelolaan yang sistematis, mulai dari perencanaan hingga evaluasi pembelajaran, potensi besar siswa tidak akan tergali secara maksimal,” tegasnya

Harapan Ke Depan

Penyampaian materi ini sejalan dengan visi LPPM STIT Al-Khairiyah. Perwakilan Direktur LPPM, Bapak Ahmad Jauharuddin, M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya menginginkan adanya transformasi peran guru di lapangan.

“Kami di LPPM mendorong agar guru-guru di bawah naungan Al-Khairiyah berkembang pesat dalam segi manajemen pengelolaan. Guru yang paham manajemen akan mampu mengorganisir sumber daya sekolah dengan lebih efektif, sehingga madrasah kita menjadi lembaga yang modern namun tetap berbasis nilai-nilai keislaman,” ujar Ahmad Jauharuddin.Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh kepala madrasah dan guru yang hadir mampu mengimplementasikan ilmu manajemen yang didapat untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, profesional, dan berdaya saing tinggi di bawah naungan Al-Khairiyah.

Artikel Terkait

Leave a Comment