081214629800 (wa)

admin@institutalkhairiyah.ac.id

Today :

STIT Al Khairiyah Cilegon Ikuti Kegiatan Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI) oleh Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah I DKI & Banten

Murtadlo Murtadlo

Oct. 22, 2025

Cilegon, 22 Oktober 2025 – Sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal, STIT Al Khairiyah Cilegon mengirimkan perwakilan dosen dan pengelola mutu untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah I DKI & Banten. Kegiatan diselenggarakan pada 13–15 Oktober 2025 di Hotel Ibis Styles Bumi Serpong Damai (BSD).

Tujuan dan Peserta

Pelatihan ini diadakan dengan maksud untuk meningkatkan kompetensi auditor mutu internal pada perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS). Peserta terdiri dari perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dari PTKIS di wilayah DKI Jakarta dan Banten, termasuk STIT Al Khairiyah Cilegon.Selama tiga hari, para peserta dibekali materi terkait audit mutu internal, pengelolaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal), serta kerja-audit silang antar institusi.

Pelaksanaan & Narasumber

Acara dibuka langsung oleh Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I, Prof. Dr. Sururin, M.Ag, didampingi Sekretaris Kopertais Wilayah I, Dr. Abdul Muin, M.Pd.

Materi dan fasilitasi diberikan oleh tim dari lembaga fasilitator dan internal Kopertais – antara lain dari divisi lembaga, akademik, ketenagaan, dan keuangan.

Komitmen STIT Al Khairiyah Cilegon

Dengan mengikuti pelatihan ini, STIT Al Khairiyah Cilegon menunjukkan komitmen nyata untuk memperkuat tata kelola mutu internal dan bersiap menghadapi tantangan akreditasi serta peningkatan kualitas institusi. Hasil pembelajaran dari kegiatan tersebut akan segera diimplementasikan melalui penguatan LPM, peningkatan audit internal rutin, dan integrasi manajemen risiko dalam SPMI kampus.

Harapan dan Ke depan

Koordinator Kopertais berharap bahwa seluruh PTKIS mampu memiliki kebijakan mutu yang baik, manual mutu yang lengkap, standar mutu yang jelas, serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang terstruktur.

Bagi STIT Al Khairiyah Cilegon, langkah ini menjadi bagian dari transformasi menuju institusi yang lebih akuntabel, transparan, dan berdaya saing.

Artikel Terkait

Leave a Comment