CILEGON – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Majelis Ilmu Al-Khairiyah merayakan hari jadinya yang ke-3 melalui rangkaian acara religius yang khidmat. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bertempat di Pendopo Majelis Ilmu Al-Khairiyah pada Kamis, 29 Januari 2026.
Dengan mengangkat tema “Meneladani Perjalanan Isra Miraj: Mengukuhkan Ilmu sebagai Jembatan Menuju Ketinggian Iman dalam Milad ke-3 TH Majelis Ilmu Al-Khairiyah”, acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai spiritualitas di lingkungan kampus.
Kehadiran Tokoh Penting dan Civitas Akademika
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tokoh penting Al-Khairiyah, di antaranya:
- Kiyai Alwiyan Qosid Syam’un – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Khairiyah
- H. Muhammad Amin Sibromalisi – Guru pengajian Majelis Ilmu Al-Khairiyah
- H. Nadrotul Uyun, M.Pd – Wakil Ketua II STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon
- Ustadz Sayuti Zakaria, M.Pd.I. – Pembina Majelis Ilmu Al-Khairiyah Citangkil Cilegon
- Ustadz Agus Sholihin Najmuddin – Guru pengajian Majelis Ilmu Al-Khairiyah
- Ustadz Roisudin Al-Ghazali, S.Pd – Hadir sebagai penceramah utama yang memberikan tausiyah mengenai hikmah perjalanan Isra Miraj.
- Ustadz Hambasi – Ketua DPD Al-Khairiyah
- STAF STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon
- Ketua UKM dan UKK STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon
Sinergi dan Organisasi
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia pelaksana yang dipimpin oleh Fiki Dansyah selaku Ketua Pelaksana. Dukungan struktural organisasi UKM juga terlihat dari kehadiran Alimullah (Ketua), M. Azdi Fahmi (Sekretaris), dan Salwa Maharani P. (Bendahara).
Harapan Melalui Ilmu dan Iman
Melalui peringatan Milad ke-3 ini, UKM Majelis Ilmu Al-Khairiyah diharapkan terus tumbuh menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyeimbangkan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan iman. Acara yang dimulai sejak pukul 13.30 WIB ini berlangsung dengan penuh khidmat diisi dengan tausiyah dari Ustadz Roisudin Al-Ghazali, S.Pd yang semakin menambah keberkahan dalam perayaan hari jadi tersebut.

Sesuai dengan tema kegiatan “Meneladani Perjalanan Isra Miraj: Mengukuhkan Ilmu sebagai Jembatan Menuju Ketinggian Iman”, Ustadz Roisudin memaparkan tiga poin penting sebagai “oleh-oleh” spiritual yang harus dibawa pulang oleh setiap jamaah:
1. Memperbanyak Zikir dan Mengingat Allah
Ustadz Roisudin menekankan bahwa esensi dari perjalanan spiritual adalah kedekatan hamba dengan Sang Pencipta. Mahasiswa dan generasi muda diharapkan untuk senantiasa membasahi lidah dengan zikir dan menjaga hati agar tetap terhubung dengan Allah SWT dalam setiap aktivitas
2. Menautkan Hati ke Masjid dan Menjaga Salat Lima Waktu
Beliau mengingatkan bahwa inti dari peristiwa Isra Miraj adalah perintah salat. Ia mengajak seluruh kader UKM Majelis Ilmu dan tamu yang hadir agar memiliki hati yang senantiasa tertaut pada masjid dan tidak sekali-kali meninggalkan salat lima waktu sebagai tiang agama dan fondasi karakter.
3. Berbakti kepada Orang Tua dan Guru
Pesan terakhir yang ditekankan adalah pentingnya adab di atas ilmu. Ustadz Roisudin menegaskan bahwa ketinggian iman tidak akan tercapai tanpa keridaan dan bakti yang tulus kepada kedua orang tua serta rasa hormat yang tinggi kepada para guru atau dosen yang telah memberikan ilmu.
acarapun dilanjutkan dengan doa dan diadakan Prosesi pemotongan tumpeng, dilakukan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan tiga tahun UKM Majelis Ilmu dalam berkontribusi di lingkungan kampus. Potongan tumpeng pertama diserahkan sebagai bentuk penghormatan kepada jajaran pembina, mursyid dan pimpinan institusi yang hadir mendukung acara tersebut.




